banner 728x250
Berita  

Ke Mana Emas Ratusan Ponton PETI Mengalir? Sungai Kuantan Tenang Dikeruk, Masjid Bersejarah Terancam

banner 468x60

PERANAP – Ratusan ponton Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) berjejer di Sungai Kuantan Tenang, Desa Baturijal Hulu–Baturijal Hilir, Kecamatan Peranap, Indragiri Hulu. Mesin menyedot dasar sungai hingga puluhan meter, air keruh pekat, asap mengepulb- aktivitas ini nyata di mata semua orang, tapi seolah belum tersentuh hukum.

Pertanyaan warga sederhana namun tajam: ke mana sebenarnya hasil kerukan itu mengalir? Siapa yang menikmati keuntungannya?

Example 300x600

Paling memprihatinkan, puluhan ponton beroperasi tepat di hulu dan hilir masjid tua peninggalan leluhur – ikon sejarah Kenegerian Baturijal Hulu.

“Jangankan pakai mesin, secara aturan turun-temurun menambang di sini saja dilarang. Apalagi di dekat masjid tua!” tegas warga berinisial H.

Warga tidak hanya menuntut hentikan pengerukan. Mereka mendesak: jangan hanya tangkap pekerja lapangan. Telusuri siapa penampung, siapa pembeli, ke mana rantai emas itu berakhir. Dugaan penggunaan BBM bersubsidi untuk mesin PETI pun turut dipertanyakan.

Kepala Desa Baturijal Hulu Junaedi menolak tegas: “Sudah kami laporkan. Harus ditindak tanpa pandang bulu.”

Kapolsek Peranap IPTU Yop Ferdian, SH, MH, berjanji: “Kami imbau dulu. Kalau bandel, alat kami hancurkan, ada tindakan tegas.”

Namun hingga kini ponton masih beroperasi. Warga menunggu: apakah komitmen aparat hanya sampai tepian sungai, atau berani telusuri ke mana emas itu mengalir?

Sungai Kuantan Tenang adalah nyawa warga. Jika dibiarkan, bukan hanya air yang keruh – kepercayaan pada hukum pun ikut hanyut.

Hingga berita ditayangkan, ruang hak jawab tetap dibuka sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.

banner 325x300
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *